Inilah Istilah Dalam Warehouse Wajib Banget Diketahui!

istilah dalam warehouse

Dalam Dunia Pergudangan Logistik banyak sekali Istilah istilah khusus yang digunakan oleh pekerja untuk menggambarkan suatu proses maupun penyebutan alat. tentunya, istilah tersebut cukup asing di telinga orang awam, sehingga sering terjadi kesalahpahaman akan istilah dalam warehouse tersebut.

Pengguna jasa pengiriman logistik pada dasarnya orang awam dan memiliki pengetahuan terbatas akan dunia warehouse. maka dari itu, pada kesempatan kali ini kami akan membahas serta menjelaskan istilah dalam warehouse yang sering digunakan oleh pekerja dan civitas gudang. penjelasan ini akan membantu Anda dalam memahami situasi serta proses kini sedang terjadi pada pengiriman. apa saja sih mereka? semiak terus hingga akhir ya!

Baca juga: Jasa Pengiriman Cargo Jakarta Yogyakarta Tarif Termurah

Istilah Istilah Dalam Warehouse 

Dalam dunia logistik dan manajemen gudang, terdapat banyak istilah dan frasa khusus yang sering digunakan oleh para profesional dalam industri ini. Memahami istilah-istilah tersebut sangat penting untuk berkomunikasi dengan efektif dan efisien di dalam lingkungan gudang. Artikel ini akan memberikan panduan lengkap mengenai istilah-istilah yang umum digunakan dalam gudang.

SKU (Stock Keeping Unit)

SKU adalah kode unik yang diberikan untuk mengidentifikasi dan melacak suatu produk dalam sistem stok gudang. SKU mencakup informasi seperti jenis barang, merek, ukuran, dan warna, yang membantu membedakan satu produk dari produk lainnya.

Stok Minimum dan Maksimum

Stok minimum adalah jumlah minimum barang yang perlu dijaga dalam gudang agar dapat memenuhi permintaan pelanggan. Di sisi lain, stok maksimum adalah jumlah maksimum yang dapat disimpan di gudang tanpa mengakibatkan ketidakseimbangan dalam manajemen stok.

Baca juga: Jasa Cargo Jakarta Sampit Aman Dan Terpercaya Via Kapal Laut

Picking

Picking adalah proses pengambilan barang dari lokasi penyimpanan untuk memenuhi pesanan pelanggan atau mengisi stok toko. Metode picking dapat bervariasi, seperti picking satu produk per satu produk (piece picking), picking beberapa produk sekaligus (batch picking), atau picking dari beberapa titik penyimpanan sekaligus (zone picking).

Packing

Packing adalah tahap di mana barang yang sudah diambil akan dikemas dan disiapkan untuk pengiriman. Ini melibatkan pemilihan kemasan yang tepat, pemberian label, dan persiapan dokumen pengiriman.

Cross-Docking

Cross-docking adalah teknik distribusi di mana barang tidak disimpan dalam gudang untuk waktu yang lama, melainkan langsung dikirim ke tujuan akhir setelah tiba di fasilitas cross-docking. Hal ini dapat mengurangi biaya penyimpanan dan mempercepat alur distribusi.

Receiving

Receiving adalah proses penerimaan barang baru yang masuk ke dalam gudang. Ini melibatkan pemeriksaan kualitas, pengukuran stok, dan pendaftaran barang-barang tersebut dalam sistem manajemen gudang.

Cycle Counting

Cycle counting adalah metode penghitungan stok yang dilakukan secara berkala tanpa menghentikan operasional gudang. Tujuannya adalah memastikan keakuratan stok tanpa mengganggu alur kerja sehari-hari.

Rack dan Shelving Systems

Rak dan shelving systems adalah sistem penyimpanan vertikal yang digunakan untuk mengorganisir barang-barang di dalam gudang. Rack dapat berupa pallet rack untuk menyimpan pallet besar atau racking systems dengan rak yang dapat diatur tingginya untuk barang-barang yang lebih kecil.

Baca juga: Jasa Cargo Aman Dan Terpercaya Jakarta Denpasar Bali

Backorder

Backorder terjadi ketika stok barang tidak mencukupi untuk memenuhi pesanan pelanggan. Barang tersebut kemudian akan dipesan atau diproduksi kembali untuk mengatasi kekurangan stok.

Outbound dan Inbound Logistics

Outbound logistics adalah serangkaian proses yang berhubungan dengan pengiriman barang dari gudang ke pelanggan atau pihak lainnya. Sedangkan inbound logistics adalah kebalikannya, melibatkan penerimaan dan pengelolaan barang-barang yang masuk ke dalam gudang.

Yard Management System (YMS)

YMS adalah sistem yang digunakan untuk mengelola aktivitas di luar gudang, seperti pemindahan truk, penataan kembali stok, dan pemantauan aktivitas logistik di area parkir (yard).

Batch dan Lot Tracking

Batch tracking dan lot tracking adalah metode yang memungkinkan gudang untuk melacak produk berdasarkan kelompok produksi tertentu atau nomor lot. Ini penting terutama untuk produk-produk yang memiliki batas waktu penggunaan atau yang memerlukan penelusuran keaslian.

Kitting dan Assembly

Kitting adalah proses penyusunan beberapa barang menjadi satu paket atau kit. Assembly, di sisi lain, melibatkan pembuatan produk akhir dengan menggabungkan berbagai komponen atau bahan.

Material Handling Equipment (MHE)

MHE mencakup berbagai peralatan yang digunakan untuk memindahkan, mengangkut, dan menyimpan barang di dalam gudang. Forklift, conveyor, pallet jack, dan hand stacker adalah beberapa contoh MHE yang umum digunakan.

SKU Velocity

SKU velocity adalah ukuran seberapa cepat suatu produk bergerak melalui gudang, dari penerimaan hingga pengiriman. Informasi ini membantu dalam perencanaan stok dan pengaturan penyimpanan.

Zone Picking

Zone picking adalah metode pengambilan barang di mana gudang dibagi menjadi zona-zona, dan setiap pekerja bertanggung jawab untuk mengambil barang dari zona tertentu. Ini meningkatkan efisiensi dan mempercepat proses picking.

Smart Bins dan RFID

Smart bins menggunakan teknologi RFID untuk melacak dan mengelola stok di dalam wadah penyimpanan. RFID memungkinkan pemantauan real-time, memudahkan pembaruan stok dan pengelolaan inventaris.

Baca juga: Jasa Cargo Aman Dan Terpercaya Jakarta Semarang

Dunnage

Dunnage adalah material tambahan yang digunakan dalam kemasan untuk melindungi barang dari kerusakan selama pengangkutan. Ini dapat berupa busa, kertas, atau bahan lainnya yang membantu mengamankan muatan.

Palletizing

Palletizing adalah proses menata barang di atas pallet dengan cara tertentu untuk memaksimalkan penggunaan ruang penyimpanan dan memudahkan proses pengambilan.

Cold Storage

Cold storage atau penyimpanan dingin adalah fasilitas gudang yang dirancang khusus untuk menyimpan barang-barang yang memerlukan suhu rendah, seperti produk makanan beku atau obat-obatan.

Kesimpulan

Memahami istilah-istilah dalam gudang adalah kunci untuk menjalankan operasional dengan lancar dan efisien. Dengan menguasai kosakata yang umum digunakan dalam logistik dan manajemen gudang, para profesional dapat berkomunikasi dengan lebih efektif, membuat keputusan yang tepat, dan mengoptimalkan proses operasional. Dengan perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan pasar, istilah-istilah baru mungkin terus muncul, dan pemahaman yang mendalam terhadap istilah tersebut akan menjadi aset berharga dalam menjaga gudang beroperasi dengan efisien dan responsif.

Facebook
WhatsApp

RPM Express

RPM Express merupakan bagian Brand dari PT. Rado Perkasa Mandiri perusahaan bergerak dalam bidang jasa pengiriman barang domestik, baik darat, laut maupun via udara.

Recent Posts